Seringkali terjadi perdebatan tentang siapakah Yesus Kristus (Isa Almasih) itu.
Perjanjian Lama
1. Seorang keturunan anak manusia (Yesus) yang akan menghancurkan kuasa setan (Kejadian 3:15).
2. Seorang keturunan raja dari suku Yehuda (Kejadian 49:10).
3. Singa dari Yehuda (Kejadian 49:9).
4. Nabi yang akan datang (diwahyukan) yang akan membimbing umat Allah (Ulangan 18:18).
5. Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai (Yesaya 9:5-6).
6. Raja Damai yang akan datang (Yesaya 11:1-10)
7. Tunas Daud yang adil (Yeremia 23:5-6)
8. Raja yang kekuasaannya kekal dan kerajaannya tidak akan musnah (Daniel 7:13-14).
9. Seorang yang diurapi (Almasih), seorang raja (Daniel 9:25).
10. Raja yang permulaannya sejak purbakala (Mikha 5:1).
11. Gembala dengan kekuatan dan kemegahan nama TUHAN (Mikha 1:3).
12. Sang Tunas (Zakharia 3:8)
13. Raja Mesias di Sion (Zakharia 9:9-10)
14. TUHAN menjadi Raja di Yerusalem (Zakharia 14)
Perjanjian Baru
1. Juru selamat manusia (Matius 1:21).
2. Imanuel : Allah menyertai kita (Matius 1:23).
3. Raja orang Yahudi (Matius 2:2).
4. Gembala yang memimpin umat Allah (Matius 2:6)
5. Anak yang dikasihi dan dikenan oleh Bapa (Matius 3:17 dan 17:5)
6. Rabi atau Guru (Matius 8:19 dan 12:38 dan 19:16 dan 22:16,24,36)
7. Anak Allah (Matius 8:29 dan 14:33 dan 16:16)
8. Pemberi pengampunan dosa (Matius 9:2,6)
9. Seorang tabib ajaib (Matius 9:12)
10. Mempelai laki-laki (Matius 9:15)
11. Membangkitkan orang mati (Matius 9:24-25)
12. Pemberita Injil Kerajaan Sorga (Matius 9:35)
13. Melenyapkan segala penyakit dan kelemahan manusia (Matius 9:35)
14. Mempunyai kuasa untuk mengusir roh-roh jahat, melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan (Matius 10:1)
15. Mempunyai kuasa untuk menyembuhkan orang sakit, membangkitkan orang mati, mentahirkan orang kusta dan mengusir setan-setan (Matius 10:8)
16. Lebih daripada nabi (Matius 11:9), seorang nabi (Matius 13:57 dan 21:11,46).
17. Ajakan Juruselamat (Matius 11:28-30) .
18. Anak Manusia adalah Tuhan atas hari sabat (Matius 12:8), Anak Manusia (Matius 12:40 dan 18:11 dan 20:28).
19. Yesus Hamba Tuhan (Matius 12:18-21)
20. Lebih dari pada hikmat Salomo (Matius 12:42)
21. Penabur benih yang baik (Matius 13:37).
22. Seorang yang mengadakan banyak mujizat (Matius 13:54)
23. Pemberi makan 5000 orang dengan 5 roti dan 2 ikan (Matius 14:13-21)
24. Seorang yang berjalan di atas air (Matius 14:25)
24. Seorang utusan dari Allah untuk umat Israel (Matius 15:24).
25. Pemberi makan 4000 orang dengan 7 roti dan beberapa ikan kecil (Matius 15:32-39)
26. Anak Manusia adalah Mesias (Matius 16:16,20 dan 23:10).
27. Penebus dosa (Matius 20:28).
28. Tuhan, Anak Daud (Matius 15:22 dan 20:31 dan 21:9)
29. Batu penjuru (Matius 21:42)
30.
2. Gembala yang baik
"ia telah menulis tentang Aku" (Injil Yohanes 5:46).
Jadi siapakah Yesus Kristus (Isa Almasih) itu menurut anda?
Link:
http://www.answering-islam.org/Bahasa
http://www.answering-islam.org/Bahasa/AlKitab/muhabib.html
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Kamis, 13 September 2012
Kamis, 15 Maret 2012
ISTRI IDAMAN
Istri merupakan seorang penolong bagi suaminya yang diberikan oleh Allah (Kej 2:18).
Istri merupakan tulang rusuk bagi suaminya (Kej 2:21-23).
Jadi tugas utama istri adalah sebagai penolong bagi suaminya al:
- Mengatur rumah tangga.
- Mendidik anak-anak (pendidikan, moral, rohani dan jasmaninya).
- Melayani suami.
- Memasak bagi keluarganya.
- Mengatur keuangan keluarga (bendahara keluarga).
- dan masih banyak yang lainnya.
Jadi istri idaman menurut penulis sebagai berikut:
- Takut kepada Allah (Ams 31:30).
- Hormat kepada orang tua dan mertuanya (Kel 20:12).
- Tunduk dan menghargai suaminya (Kol 3:18).
- Bisa menjalankan tugas utamanya sebagai istri.
- 3C (cakep, cakap dan cekatan).
Menurut Alkitab contoh istri idaman adalah:
1. Didalam Rut fatsal 1-4
- Setia, tidak bergeming sedikitpun meskipun sudah dibujuk berkali-kali.
- Tidak salah memilih dan punya komitmen yang benar. Memilih menjadi umat dan
bangsa yang diberkati Allah. (bangsamulah bangsaku dan Allahmulah Allahku).
- Rajin bekerja keras untuk kebutuhan hidup (Rut 2:2,7)
- Tahu berterima kasih (Rut 2:10).
- Tepat memilih tempat perlindungan (Rut 2:12).
- Hormat dan sayang kepada mertuanya.
- Menurut perkataan mertuanya yang benar (sesuai adat bangsa Israel pada saat itu).
- Seorang perempuan baik-baik (tidak mengejar orang muda baik yang miskin maupun
yang kaya)
2. Didalam amsal 31:10-31
- Istri yang cakap melebihi dari pada permata.
- Suaminya selalu percaya kepadanya dan beruntung.
- Selalu berbuat baik kepada suaminya seumur hidupnya.
- Membantu suami mencari nafkah bila dimungkinkan.
- Mengatur rumah tangganya (menyediakan makanan, pakaian dsb).
- Suka menolong orang yang lemah.
- Tidak takut akan hari esok (masa depan).
- Tidak ada gosip dalam mulutnya (ayat 26)
- Mengawasi rumah tangganya.
- Tidak ada kemalasan dalam dirinya.
- Takut akan Tuhan.
Tuhan memberkati.
Istri merupakan tulang rusuk bagi suaminya (Kej 2:21-23).
Jadi tugas utama istri adalah sebagai penolong bagi suaminya al:
- Mengatur rumah tangga.
- Mendidik anak-anak (pendidikan, moral, rohani dan jasmaninya).
- Melayani suami.
- Memasak bagi keluarganya.
- Mengatur keuangan keluarga (bendahara keluarga).
- dan masih banyak yang lainnya.
Jadi istri idaman menurut penulis sebagai berikut:
- Takut kepada Allah (Ams 31:30).
- Hormat kepada orang tua dan mertuanya (Kel 20:12).
- Tunduk dan menghargai suaminya (Kol 3:18).
- Bisa menjalankan tugas utamanya sebagai istri.
- 3C (cakep, cakap dan cekatan).
Menurut Alkitab contoh istri idaman adalah:
1. Didalam Rut fatsal 1-4
- Setia, tidak bergeming sedikitpun meskipun sudah dibujuk berkali-kali.
- Tidak salah memilih dan punya komitmen yang benar. Memilih menjadi umat dan
bangsa yang diberkati Allah. (bangsamulah bangsaku dan Allahmulah Allahku).
- Rajin bekerja keras untuk kebutuhan hidup (Rut 2:2,7)
- Tahu berterima kasih (Rut 2:10).
- Tepat memilih tempat perlindungan (Rut 2:12).
- Hormat dan sayang kepada mertuanya.
- Menurut perkataan mertuanya yang benar (sesuai adat bangsa Israel pada saat itu).
- Seorang perempuan baik-baik (tidak mengejar orang muda baik yang miskin maupun
yang kaya)
2. Didalam amsal 31:10-31
- Istri yang cakap melebihi dari pada permata.
- Suaminya selalu percaya kepadanya dan beruntung.
- Selalu berbuat baik kepada suaminya seumur hidupnya.
- Membantu suami mencari nafkah bila dimungkinkan.
- Mengatur rumah tangganya (menyediakan makanan, pakaian dsb).
- Suka menolong orang yang lemah.
- Tidak takut akan hari esok (masa depan).
- Tidak ada gosip dalam mulutnya (ayat 26)
- Mengawasi rumah tangganya.
- Tidak ada kemalasan dalam dirinya.
- Takut akan Tuhan.
Tuhan memberkati.
Selasa, 28 Februari 2012
RAJAWALI

RAJAWALI merupakan burung yang sangat besar, kuat dan berumur panjang sampai 70 th (untuk mencapai umur tsb maka rajawali harus melewati transformasi tubuh yang sangat menyakitkan pada saat di umurnya 40 th).
Pada saat inilah seekor rajawali harus menentukan pilihannya:
1. Melewati transformasi yang menyakitkan atau
2. Melewati sisa hidup yang tidak menyakitkan namun singkat menuju kematian.
Bentuk fisik seekor rajawali pada saat umur 40 tahun sbb:
1. Paruhnya sangat bengkok dan panjang hingga mencapai lehernya sehingga ia akan sulit untuk makan.
2. Cakar2nya pun sudah tidak tajam.
3. Bulu pada sayapnya juga sudah sangat tebal sehingga ia sangat sulit untuk dapat terbang tinggi.
Bila seekor rajawali memutuskan untuk melewati transformasi tubuh yang menyakitkan tersebut, maka:
1. Rajawali tsb terbang mencapai pegunungan yang tinggi lalu membuat sarang di puncak gunung tsb.
2. Lalu, dia mematuk2kan paruhnya pada bebatuan di gunung sehingga paruhnya lepas. Setelah beberapa lama paruh barunya akan muncul.
3. Dengan paruhnya yang baru, ia akan mecabut kukunya satu-persatu dan menunggu hingga kuku2 baru yang lebih tajam tumbuh.
4. Ketika kuku2 tersebut tumbuh, ia akan mencabut bulu sayapnya sehingga rontok semua dan menunggu bulu2 baru tumbuh pada sayapnya.
Ketika semua itu telah dilewati, rajawali tsb dapat terbang kembali dan menjalani kehidupan normalnya. Begitulah transformasi menyakitkan yang harus dilewati oleh seekor burung rajawali selama kurang lebih setengah tahun.
Link :
- Engkau rajawali, bukan anak ayam
- Kisah rajawali dan anak ayam
- Kisah tentang seekor burung rajawali
- Kisah rajawali yang dibesarkan oleh induk ayam
- Rajawali yang sombong
7 Prinsip Rajawali
1. Terbang bersama kelompoknya.
Rajawali terbang tinggi dengan rajawali lainnya, bukan dengan burung pipit atau jenis burung kecil yang lain, karena tidak ada jenis burung lain yang bisa terbang lebih tinggi kecuali rajawali.
2. Tetap fokus pada visinya dan tidak terpengaruh dengan hambatan apapun.
Rajawali mempunyai penglihatan yang kuat/tajam; bisa terfokus pada satu benda dari kejauhan hingga 5 km. Apabila terlihat mangsa di lokasi yang jauh, rajawali terus terfokus dan menuju ke lokasi tersebut sampai menangkap mangsa itu meskipun ada halangan atau hambatan apapun.
3. Tinggalkan Misi lama dan mulai Misi baru.
Rajawali tidak makan apa yang mati; harus mencari mangsa yang hidup untuk makanannya. Hanya burung gagak yang makan apa yang mati. Itu bedanya burung gagak bukan rajawali.
4. Menghadapi tantangan untuk mencapai keinginan yang lebih tinggi.
Rajawali suka angin topan. Apabila awan bergabung dengan angin topan rajawali bangkit gairahnya. Langsung naik keatas awan. Kemudian terbang layang mengistirahatkan sayapnya. Burung lain hanya menyembunyikan diri di atas cabang pokok dilindungi daunnya.
5. Berjuang menghadapi ujian untuk tetap berkomitmen.
Waktu sepasang rajawali mau kawin, rajawali jantan sering dicoba sampai dipercayai. Rajawali betina terbang turun kebumi dan dikejar seekor rajawali jantan. Namun sampai di bumi rajawali betina mencatut ranting dikukunya dan terbang kembali naik keatas, terus dikejar oleh rajawali jantan. Sampai di atas ranting itu dilepaskan dan rajawali jantan langsung mengejar ranting tersebut serta menangkapnya sebelum jatuh ke bumi. Kemudian dikembalikan ranting itu kepada rajawali betina. Proses ini terjadi berulang kali sampai berapa jam kemudian. Apabila rajawali betina sangat puas dengan kegigihan rajawali jantan, baru terjadi perkawinan.
6. Memprioritaskan pola kehidupan keluarga dengan cukup komitmen dan tanggung jawab kepada keluarga.
Pada saat rajawali betina akan bertelur, rajawali jantan menyiapkan sarang dengan mengumpulkan ranting , daun-daun dan duri. Setelah sarang selesai maka rajawali betina menetaskan telurnya di dalam sarang tsb, kemudian anak rajawali diajar untuk terbang. Berulang-ulang rajawali betina mengeluarkan anaknya dari sarang diletakkan di pinggir jurang. Tetapi anak rajawali masih merasa takut sehingga melompat kembali ke dalam sarangnya. Hingga akhirnya rajawali betina melemparkan anaknya keluar sarang. Anak rajawali belum bisa menggerakkan sayapnya dan langsung jatuh. Pada waktu bersamaan rajawali jantan menangkap anaknya di punggungnya dan membawa kembali ke sarangnya. Proses ini terjadi berulang kali sehingga anak rajawali bisa menggerakkan sayapnya dan mulai terbang.
7. Harus membuangkan kebiasaan dan sikap negatif dan terus membangun karakter.
Bulu rajawali akan jadi lemah apabila usianya bertambah tua dan tidak layak terbang ke tempat jauh. Harus mencari gua di atas bukit batu dimana bulunya dicabut sampai habis. Bila sudah tumbuh bulu baru, rajawali akan keluar dari gua tersebut dan terbang tinggi di langit.
Ciri - Ciri Burung Rajawali
1. Tidak takut badai (ciri yang utama dan terutama).
Burung rajawali malah menantikan datangnya badai. Dia akan mengembangkan sayapnya, memperhatikan dengan pandangan visinya, kapan badai datang. Sebab dia akan menghadapinya dan menggunakan badai itu untuk melambung tinggi. Burung rajawali tidak mengepak-ngepakkan sayapnya, tetapi dia mengembangkan sayapnya.
Burung rajawali tidak seperti ayam atau anak ayam. Ayam atau anak ayam penciumannya tajam, mereka tahu saat akan datang badai. Mereka ribut berkotek-kotek, menciap-ciap, bingung lari kesana kemari, sambil mengepak-ngepakkan sayapnya mencari tempat persembunyian untuk berlindung terhadap badai. Apabila badai datang mereka bisa menjadi korban, sebab mereka lemah, tak berdaya, dia menjadi victim badai. Lain dengan burung rajawali, dia tidak menjadi victim, tetapi menjadi victor, pemenang, terbang mengatasi badai.
2. Ia menyediakan waktu untuk memperbaharui diri.
3. Saat sadar bahwa kekuatan sayapnya mulai berkurang, dia sabar.
4. Dia berdiam diri ; dia tidak terbang.
5. Dia mencari tempat yang tinggi di atas bukit batu.
Note:
” Sering kali kita mengalami masa – masa yang sukar (badai) dalam hidup, tetapi semua itu baik untuk kehidupan kita supaya kita menjadi manusia yang tidak mudah menyerah dan kita dapat keluar sebagai pemenang dalam setiap persoalan hidup yang kita alami ”
Sekian ....
Langganan:
Postingan (Atom)


